IBU   Leave a comment


ingatkah engkau ketika ibumu tidur tanpa selimut
demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu
ingatkah engkau ketika jemari ibumu mengusap kepalamu
dan ingatkah engkau ketika air mata menetes
dari mata ibumu ketika melihatmu terbaring sakit
kembalilah memohon maaf ke pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu
jangan biarkan engkau kehilangan saat saat yang kan kau rindukan dimasa datang
ketika ibumu telah tiada
tak kan ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita
tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia
yang ada hanyalah kamar kosong tiada penghuni
yang ada hanyalah baju yang di gantung di lemari kamarnya
tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata
dan mendoa kan mu di setiap hembusan nafasnya

Posted Mei 24, 2010 by fabiantactlest in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: